08117992581

Hidupnya Hancur, Kok Kita yang Pengen? 5 Drakor Ini Biang Keroknya

$rows[judul] Keterangan Gambar : Salah satu adegan drakor Crash Landing on You. foto/imdb

Kota Metro, A1BOS.COM - Ada masalah yang kalau terjadi dalam kehidupan nyata, kita mungkin langsung panik. Kehilangan pekerjaan, pernikahan berantakan, keluarga yang bikin kepala panas, sampai penyakit serius. Tidak ada satu pun yang terdengar menyenangkan.

Anehnya, begitu masalah-masalah itu masuk ke dalam drakor, kita malah betah menontonnya. Bahkan kadang muncul pikiran yang agak tidak masuk akal: kalau hidupnya seperti itu, kok saya juga mau?

Tentu bukan masalahnya yang diinginkan. Kita mau paket lengkapnya. Ada pasangan tampan, rumah mewah, pakaian bagus, kehidupan yang serba menarik, dan tentu saja ending yang membuat semua penderitaan tadi terasa seperti perjalanan menuju kebahagiaan.

Lima drakor ini salah satunya.

1. Crash Landing on You (2019)

Kalau benar-benar terjadi, jatuh ke Korea Utara bukan awal kisah cinta yang ideal. Yoon Se-ri bahkan bisa saja tidak pulang dengan selamat. Belum lagi harus bersembunyi dari aparat dan mencari cara kembali ke Korea Selatan.

Tapi kemudian muncul Kapten Ri Jeong-hyeok.

Pria ini bukan sekadar tempat berlindung. Dia ikut mempertaruhkan keselamatan dan karier demi Se-ri. Kisah mereka bahkan membawa penonton sampai ke Swiss, lengkap dengan adegan-adegan yang membuat hubungan keduanya terlihat begitu romantis.

Jadi, kalau seseorang menawarkan pilihan antara dikejar intel Korea Utara atau bertemu Kapten Ri, kita mungkin perlu waktu beberapa detik untuk menjawab.

Itu sudah masalah pertama.

2. Goblin (2016)

Menjadi Kim Shin berarti hidup selama ratusan tahun sambil menyaksikan orang-orang yang dicintai meninggal satu per satu. Kalau dipikir-pikir, itu benar-benar kutukan. Tidak ada yang perlu diributkan lagi.

Namun kehidupan Kim Shin juga punya sisi yang membuat kutukan tersebut terlihat sedikit lebih nyaman. Dia tinggal di rumah besar, hidup berkecukupan, dan punya Grim Reaper sebagai teman serumah. Hubungan keduanya bahkan sering menghasilkan situasi yang lebih lucu daripada menyedihkan.

Lalu datanglah sang pengantin Goblin.

Dan kita tahu siapa yang memerankannya.

Kalau Gong Yoo yang muncul, teori tentang buruknya hidup abadi mendadak perlu ditinjau ulang.

3. Queen of Tears (2024)

Hong Hae-in mungkin punya kehidupan yang terlihat sempurna dari luar. Uang ada, keluarga besar ada, posisi juga ada. Tetapi urusan rumah tangga justru berantakan. Hubungannya dengan keluarga mertua tidak mudah dan kemudian dia harus menghadapi penyakit serius.

Berat? Jelas.

Yang membuat penonton bertahan adalah perubahan Baek Hyun-woo. Hubungan mereka yang semula terasa dingin perlahan berubah ketika keadaan semakin buruk. Pria yang sebelumnya terlihat menjaga jarak justru menunjukkan betapa besar perhatiannya kepada Hae-in.

Di sisi lain, Hae-in tetap tampil dengan pakaian yang nyaris selalu membuat penonton memperhatikan apa yang dia kenakan.

Jadi kalau hidup sedang kacau tetapi lemari pakaian masih seperti itu, mungkin ada sedikit kompensasi.

Sedikit saja.

4. The Heirs (2013)

Kim Tan punya masalah keluarga yang cukup untuk membuat orang biasa memilih pindah rumah dan mematikan ponsel. Dia dikirim ke Amerika, berhadapan dengan kakak tirinya, kemudian jatuh cinta kepada Cha Eun-sang yang status sosialnya jauh berbeda.

Konfliknya sebenarnya tidak ringan. Masalah keluarga, warisan dan hubungan sosial terus mengejar mereka.

Tetapi sulit merasa benar-benar sengsara ketika latarnya adalah dunia anak-anak chaebol.

Sekolahnya mewah. Rumahnya besar. Teman-temannya punya wajah seperti hasil casting yang tidak pernah mengenal kata “biasa”. Bahkan seragam sekolahnya terlihat seperti barang yang harus dipikirkan matang-matang sebelum dibeli.

Mungkin itu sebabnya penonton tetap betah meski Kim Tan berkali-kali dibuat pusing oleh urusan keluarga.

Masalahnya berat. Pemandangannya lumayan.

5. What’s Wrong with Secretary Kim? (2018)

Bekerja sembilan tahun untuk Lee Young-joon tentu bukan pekerjaan yang mudah. Bosnya narsis, percaya diri berlebihan, dan punya kebiasaan yang bisa menguji kesabaran siapa pun.

Lalu Kim Mi-so memutuskan berhenti.

Di sinilah semuanya berubah. Lee Young-joon yang selama ini merasa dirinya tidak mungkin ditinggalkan justru mulai kelabakan. Dia berusaha mempertahankan Mi-so dan perlahan menunjukkan sisi yang sebelumnya tidak terlihat.

Mulai dari belajar melakukan berbagai hal sampai berusaha memperbaiki dirinya sendiri. Di balik ego besarnya, ternyata ada pria yang mau berusaha ketika orang yang dia sayangi benar-benar pergi.

Masalahnya, penonton juga harus menerima satu kenyataan.

Bos menyebalkan itu diperankan Park Seo-joon.

Jadi, mau bagaimana lagi?

Kita Memang Mudah Dibujuk Drakor

Mungkin sebenarnya kita tidak ingin mengalami masalah seperti tokoh-tokoh di atas. Siapa yang mau dikejar aparat, punya penyakit serius, menghadapi keluarga yang rumit, atau bekerja untuk bos yang bikin pusing?

Kita hanya mudah dibujuk oleh cara drakor menyajikan masalah.

Penderitaan datang bersama pemandangan bagus. Konflik keluarga datang bersama rumah mewah. Pernikahan bermasalah datang bersama pasangan yang akhirnya berubah menjadi romantis. Bahkan pekerjaan yang bikin stres bisa terlihat menarik kalau atasannya Park Seo-joon.

Itulah bahayanya.

Setelah terlalu banyak menonton drakor, kita bisa mulai menganggap masalah sebagai bagian dari paket kehidupan yang menarik.

Asalkan pasangannya Kapten Ri, mungkin kita masih bisa mempertimbangkan.

Kalau harus memilih, Anda lebih sanggup menghadapi masalah Yoon Se-ri, Hong Hae-in, Kim Tan, Kim Shin, atau Kim Mi-so?

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)