Kota Metro, A1BOS.COM - Menindaklanjuti berita di salah satu media online yang memberitakan Rumah Sakit Mardi Waluyo menelantarkan dan tidak menerima pasien covid-19 yang berinisial HN (40), humas RS Mardi Waluyo melakukan klarifikasi bahwa berita itu tidaklah benar, Sabtu (10/07/2021).
Kepada awak media A1BOS.COM dr. Dana, Sp.B menceritakan kronologis peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Siang tadi pasien datang ke RS Mardi Waluyo setelah mendapatkan rujukan dari Puskesmas Tejo Agung dengan antigen positif, keluhannya yaitu sesak nafas dengan kehamilan 27 minggu. Sampai di UGD diterima oleh dokter jaga UGD kami, setelah dijelaskan mengenai keluhannya, kemudian dijelaskan juga bahwa saat ini ruangan isolasi untuk pasien covid-19 sedang penuh, di UGD pun sudah banyak yang ngantri” jelas dr. Dana
Lebih lanjut dia menjelaskan kepada pasien, “Mengingat kehamilannya yang sudah masuk 27 minggu, maka kedepannya akan ada tindakan untuk proses persalinannya, kalau kasus seperti ini biasanya pasien akan dilakukan operasi caesar. Sedangkan Mardi Waluyo ruang operasinya belum siap untuk kasus pasien covid-19, kecuali kondisinya emergency sekali. Kemudian dokter kandungan kami saat ini kondisinya sedang dirawat karena sakit. Sehingga kami terpaksa merujuk pasien tersebut ke rumah sakit lain agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih maksimal.”

Senada dengan dr. Dana, Yehu Perwira selaku humas Rumah Sakit Mardi Waluyo membenarkan apa yang sudah dijelaskan oleh dr. Dana kepada awak media A1BOS.COM bahwa tidak benar Mardi Waluyo menolak pasien covid.
“Hampir semua rumah sakit sekarang disiapkan untuk menerima pasien covid karena lonjakan kasus yang semakin besar di Indonesia saat ini. Kami juga menerima pasien covid hingga saat ini ruang isolasi sampai penuh. Jadi tidak benar kalau kami tidak melayani pasien covid, khusus untuk pasien HN memang ada kendala-kendala teknis yang mengharuskan kami rujuk ke rumah sakit lain. Saya rasa ini masalahnya hanya miss komunikasi saja,” tutup Yehu. (Red)
Tulis Komentar